:)

:)
senyum

Sunday, September 23, 2012

SAINS ZAMAN MESIR, BABILONIA, DAN ASSIRIA


SAINS ZAMAN MESIR, BABILONIA, DAN ASSIRIA

SAINS PADA ZAMAN MESIR
           Peradaban baru dimulai dari Neolitik Mesir atau zaman batu akhir, yang digulingkan oleh adanya ras- ras yang memiliki peradaban yang lebih tinggi yang berasal dari Timur.
           pada periode ini terjadi kegiatan intelektual prasejarah manusia yaitu alat batu api, potongan tembikar, fragmen tulang yang dibuat dalam bentuk karya seni dan dianggap sebagai arkeologi bukan sejarah.
           Pada abad ke- 20 para ilmuwan mengatakan bahwa Mesir sudah mulai mengenal pengetahuan mekanika praktis, yang berhasil membangun piramida dengan balok- balok besar.
           Dalam pembuatan piramida tersebut, memanfaatkan prinsip bidang miring yang bisa bergerak dan mengangkat serta menempatkan dalam posisi blok terbesar yang masuk ke dalam piramida.
           Ilmu ilmiah murni Mesir didasarkan pada pengamatan modern piramida mereka yang secara jelas berorientai dengan prinsip astronomi.
           Awal periode hasil perhitungan kalender Mesir yang membuat 1 tahun terdiri dari 360 hari. Karena belum ditemukan kejelasan mengenai tanggal kalender, maka Alexandria menambahkan satu hari untuk setiap tahun ke empat dan juga mengadopsi kalender Julian yang dianggap memberikan lompatan tahun. Namun, orang Mesir kuno gagal mempelajari kalender tersebut dan kembali berpedoman pada hari yang bertepatan pada banjirnya sungai Nil.
SAINS PADA ZAMAN BABILONIA DAN ASSYRIA
           Seorang astronom Babilonia, Kasdim melakukan observasi dan dicatat dalam perjalanan waktu kondisi seperti astronomi luas sebagai keteraturan fase bulan, dan hubungan periode bulan untuk osilasi lagi periodik matahari.
           Perbedaan utama antara kasdim dan astronom Mesir terletak pada berbagai fenomena yang diamati. Perhatian Mesir berpusat pada matahari, sedangkan Babilonia perhatiannya berpusat pada bulan.
           Di bidang astronomi, Astronom Assyria telah melakukan pengamatan terhadap 7 planet yaitu, Sin (Bulan), Samas (Matahari), Umunpawaddu (Jupiter), Dilbat (Venus), Kaimanu (Saturnus), Gudud (Merkurius), Mustabarrumutanu (Mars).
           Di bidang astrologi, Assyria menjadikan 12 bulan periode menjadi 12 zodiak pula
           Selain itu, Babilonia terkenal denga ilmu astrologi berupa ramamlan-ramalan .mereka tidak mendapat pengetahuan seperti halnya orang-orang yunani, namun mereka menerpakan ilmu yang mereka pelajari dari nenek moyang mereka.
           Babilonia terkesan takhayul jika di dunia Barat, dan ketika kita mempertimbangkan pengaruh amat buruk dari takhayul,maka babilonia belum bisa dikatakan maju.

No comments:

Post a Comment